Rabu, 04 Maret 2015

Kapur Hewani dari Ale Ale

Kabupaten Ketapang sebagai daerah pantai, memiliki  pesisir laut yang sangat luas. Hampir separo dari Luas pantai Kalbar berada di Ketapang pklus KKU.  Karena itu pantai dan laut banyak mengndung kapur hewani  yang berasal dari  kerang, siput, ale ale, remis,kepah dll.  Taukah anda bahwa kulit kerang atau kulit ale ale ini , mengandung kalsium karbonat (CaCO3) dalam kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan batu gamping.  Hal ini terlihat dari tingkat kekerasan cangkang kerang. Semakin keras cangkang, maka semakin tinggi kandungan kapur atau  kalsium karbonat (CaCO3) nya. Cangkang yang berasal dari hewan molusca ini adalah rangka luar pada kerang. Cangkang ini dibentuk oleh sl-sel  cangkang (epitel mantel) yang mengeluarkan secreta (RADIOPOET:50 hal 354). Cangkang terdiri dari 3 lapisan dari luar kedalam, adalah :
a) Periostracum ,yang berwarna hitam,terbuat dari bahan tanduk yang disebut cocchiolin.
b) Prismatic ,yang tersusun dari kristal-kristal kalsium karbonat(zat kapur yang berbentuk prisma )
c)Lapisan nacreas (mutiara) ,juga terdiri dari kristal-kristal kalsium  karbonat (zat kapur yang berbentuk prisma tetapi susunannya lebih rapat.d) Engsel cangkang dibentuk oleh jaringan ikat yang disebut ligamentum. Karena itu Kedua cangkang dapat membuka dan menutup , karena adanya dua otot dductor ,satu terletak di bagian anterior dan satunya lagi terdapat di bagian posterior. Untuk memanffatkan kapur dari ale ale atau kerang ini warga  memanffatkannya dengan cara membakar kulit cangkang  kerang atau ale ale tersebut. Setelah dibakar baru ditumbuk, jadilah dia akpur yang biasa untuk makan sirih. Teknologi lain adalah dengan cara menumbuk dan menggilas kulit atau cangkang kerang tersebut sampai halus. Dengan cara ini zat yang ada pada kerang tidak hilang

Selasa, 03 Maret 2015

Cap Go Meh Ketapang Meriah

Perayaan  Cap Go Meh 2015 Ketapang makin bersemangat, ritual buka mata sduah dilaksanakan kemaren di Kelenteng Tua Jalan Merdeka Kwetapang (3/3/2015) dan akan dilanjutkan dengan menampilkan atraksi naga di Pendopo Bupati Ketapang. Penampilan ini menyedot perhatian ratusan warga tionghoa dan masyararakt  sekitar  kota Ketapang, mereka  menyaksikan atraksi yang unik. Ada tiga naga, dua barongsai singa  ikan  dan para tatung ditampilkan.
Ketua Panitia Cap Go Meh, Lai Bun Sui mengatakan dua naga besar sepanjang 70 meter dan satu naga sepanjang 30 meter. “Bahan bakunya seperti tongkat dari dari lokal dan kain-kainnya dari Tiongkok,.Kain itu didatangkan dari Tiongkok karena lebih murah dan bahannya lebih halus. “Kalau di Indonesia bahannya juga ada tapi kita datangkan langsung dari Tiongkok. Karena lebih murah dan kainnya lebih halus dan sumber naga berasal dari leluhur kita di Tiongkok sehingga biar nampak sakral
.

Senin, 02 Maret 2015

Kunjungan Wakil Ketua MPR RI Ke Pelabuhan Sukanganun Ketapang

Kunjungan Wakil Ketua MPR RI  Usman Sapta Ke Pelabuhan Suka Bangun Ketapang, Oso demikian nama populer sang wakil ditemani oleh Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Sejumlah Forum pemerintah daerah

Kamis, 26 Februari 2015

Mekanisasi #Pertanian Menuju Swasembada Pangan



Kepala Bidaang Tanaman pagnan pada Dinas Pertanian dan Kehawanan Kabupaten Ketapang  Ir. Ahmad Kumaidi Menjelaskan, di sector pertanian tanaman pangan terutama  padi waktu pengolahan tanah, tanam dan panen sangat memerlukan tenaga kerja yang banyak. Apalagi bila tanam dan panen padi biasanya bersamaan dengan sawah petani lainnya,, saat inilah kita memerlukan mekanisasi pertanian yang dapat menghemat tenaga kerja. Dengan mekanisasi pertanian tak hanya tenaga dan waktu yang di hewat, tetapi juga menjanjikan efisiensi dan keuntungan usahatani yang lumayan. Karena itu mekanisasi menjadi alternatip penting untuk menggarap sawah yang luas di tanah kayong ini.  Mekanisasi  bisa jadi penmgusaha memiliki alat ini dapat menjadi peluang bagus bagi para pemodal  terutama untuk  membantu para petani dan membantu program pemerintah menuju swasembada beras. Jika sekarang petani sulit mendapatkan tenaga-tenaga yang mau bekerja di sawah, maka dengan mesin olah tanam ini semuanya dapat diatasi.

Sabtu, 21 Februari 2015

Cabe tanaman Bumbu yang sangat Diperlukan



Kebutuhan akan cabe terus saja meningkat, tanaman yang rasanya pedas ini banyak jenisnnyta ada cabe besar dan ada juga cabe kecil. Nama ilmiah  Cabai merah Besar (Capsicum annuum L.) . Cabe merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Karena merupakan salah satu bumbu  yang sangat penting bagi setiap masakan. Rasa cabe yang pedas menjadikan masakan yang dibuat menjadi  lebih lezat dan nikmat. Kandungan gizinya cukup tinggi , diantaranya adalkah Vitamin A dan Vitamin c. Rasa pedas cabe  karena tanaman  keluarga terong terongan ini juga  mengandung minyak atsiri Capsaicin  yang menyebabkan rasa pedas dan memberikan kehangatan panas bila digunakan untuk rempah-rempahebenarnnya . Bagi kesehatan  cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker .

Rabu, 18 Februari 2015

Kemitraan Polisi Fengan Masyarakat

Kemitraan polisi dengan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mengembangkan polisi masyarakat

Senin, 16 Februari 2015

Pusat Rehabilitasi Orang Utan Sungai Awan Kiri

Sekarang Ketapang memiliki  pusat transit  orang utan, yang dikelola oleh yayasan IAR. Loaskinya berada di Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan Kab. Ketapang.  Bermula sebagai kandang transit kini  akan berobah menjadi Pusat Rehabilitasi. Setalah di rehab disini , orangutan yang dipindahkan secara bertahap  ke situs rehabilitasi hutan baru. Sekarang bahwa sebagian besar bayi dan balita telah dipindahkan ke rumah rehabilitasi yang baru. Secara berkala datang tiap beberapa bulan sukarelawan ke rumah rehabilitasi ini. Mereka mencari pengalaman baru belajar sambil bekerja menjadi sukarelawan, mereka ini juga sering disebut turis ekowisata. Mereka datang untuk melihat keindahan alam , juga membantu konservasi, agar mereka dan anak cucunya kelak juga dapat menikmati hal serupa seperti dirinya.